Belajar Teknik Bernafas Saat Berenang

Belajar Teknik Bernafas Saat Berenang

Halo Warga net, Idealpools sebagai perusahaan yg lama berpengalaman dalam kontraktor kolam renang, akan membagikan ilmu menarik. Kali ini kita aka berbicara tentang belajar teknik pernafasan saat berenang. Simak terus ya.

Anda tidak bisa langsung menguasai teknik pernapasan saat berenang tanpa memahami konsep dasarnya.

Para pemula cenderung mengangkat kepala mereka di atas air saat mereka kehabisan udara dan terengah-engah. Namun mematahkan ritme saat berenang (karena mengambil nafas) dapat memperlambat dan melelahkan Anda, jadi memasukkan pernapasan ke dalam siklus kayuhan adalah langkah penting pertama untuk meningkatkan keterampilan berenang Anda.

4 langkah belajar teknik bernafas saat berenang

kuasai 4 langkah belajar teknik pernafasan dalam berenang berikut ini supaya anda bisa jadi perenang yang handal.

langkah 1. 

Berdirilah di air setinggi dada di kolam, menghadap ke dinding, tangan di tepi kolam. Bungkukkan badan di pinggang, tarik napas dan letakkan wajah Anda di dalam air. Hembuskan udara di paru-paru secara perlahan namun kuat melalui hidung dan mulut. Putar kepala Anda saat menghembuskan napas, miringkan ke samping, ke arah permukaan air. Saat pipi dan mulut Anda muncul di atas air, tarik napas. Jangan terkesiap atau mengangkat kepala terlalu tinggi. Ulangi latihan ini, bernapas ke kiri lalu ke sisi kanan.

langkah 2.

Pegang papan luncur di antara kedua tangan Anda dan dorong dari dinding kolam, menghadap ke bawah. Papan luncur adalah bagian persegi panjang dari busa apung yang dirancang untuk latihan renang. Tarik napas, lalu tempatkan wajah Anda di air dan buang napas. Putar kepala Anda ke permukaan, kali ini putar seluruh tubuh Anda selaras dengannya. Tarik napas, lalu putar kembali ke sisi berlawanan, ulangi latihan. Minimalkan gerakan kepala Anda sehingga Anda berada di permukaan yang cukup tinggi untuk menarik napas.

langkah 3.

Dorong keluar dari dinding kolam di sisi Anda, dalam posisi ramping. Posisi samping yang ramping berarti Anda meregangkan tubuh dari kepala hingga kaki, dengan lengan bawah lurus di depan tubuh dan lengan atas dipegang di samping. Tendang tendangan kepakan pelan agar diri Anda tetap di permukaan dan bergerak dengan mantap. Tarik napas, lalu embuskan udara ke dalam air sambil Anda memutar kepala hingga menghadap ke dasar kolam. Putar kembali kepala Anda lalu tarik napas lagi. Latihan ini membantu Anda menjaga lengan tetap terulur dalam posisi ramping yang tepat saat Anda bernapas.

langkah 4.

Letakkan pelampung di antara paha Anda dan dorong dari dinding. Pelampung tarik adalah pelampung busa berbentuk halter yang membuat kaki Anda tetap mengapung meskipun Anda tidak menendang. Membatasi gerakan ke tubuh bagian atas membantu Anda fokus pada pengaturan waktu pernapasan. Tarik ke belakang dengan lengan kayuhan Anda. Tarik napas setelah Anda menyelesaikan pukulan dan mulai lengan Anda kembali ke depan di atas air. Mulailah menghembuskan napas saat Anda memutar tubuh ke sisi lain. Gantilah pernapasan Anda ke salah satu sisi, setiap tiga pukulan. Ulangi sampai Anda merasa aman, lalu berenang tanpa pelampung.

Gunakan Peralatan di bawah ini untuk menunjang pembelajaran anda

  • swim goggles (optional)
  • kickboard
  • pull-buoy

Baca juga tulisan dibawah ini untuk memperdalam pengetahuan anda tentang berenang