Anti-Mogok di Tol: Perjalanan Aman, Hati Tenang!
Mogok di jalan tol adalah mimpi buruk. Selain merepotkan, juga berisiko tinggi bagi keselamatan. Namun, jangan khawatir! Dengan persiapan dan perhatian yang tepat, Anda bisa meminimalkan risiko tersebut. Kuncinya ada pada pencegahan.
1. Cek Mobil Sebelum Berangkat (Penting!):
- Ban: Pastikan tekanan angin sesuai standar dan kondisi ban tidak botak atau ada benjolan. Jangan lupa ban serep dan peralatannya.
- Oli Mesin: Periksa level dan kondisi oli. Jika sudah waktunya ganti, lakukan sebelum perjalanan jauh.
- Air Radiator: Pastikan level air di tangki radiator cukup. Ini krusial untuk mencegah overheating.
- Rem: Pastikan rem berfungsi optimal dan minyak rem berada di level aman.
- Aki: Cek kondisi aki, pastikan terminal bersih dan tidak ada korosi.
- Bahan Bakar: Isi penuh tangki bahan bakar. Jangan menunda hingga lampu indikator menyala.
- Lampu & Wiper: Pastikan semua lampu (depan, belakang, sein) berfungsi, begitu juga dengan wiper dan air pembersih kaca.
2. Perhatikan Saat di Perjalanan:
- Gaya Mengemudi: Hindari gas dan rem mendadak yang bisa membebani mesin dan sistem pengereman. Berkendaralah stabil.
- Panel Indikator: Selalu pantau panel indikator di dasbor, terutama suhu mesin, tekanan oli, dan indikator aki. Jika ada yang aneh, segera menepi ke tempat aman.
- Istirahat Teratur: Jangan paksakan diri dan mobil. Istirahatlah setiap 2-3 jam untuk mendinginkan mesin dan menyegarkan pengemudi.
- Jaga Jarak Aman: Beri ruang yang cukup dengan kendaraan di depan untuk antisipasi pengereman mendadak.
3. Kiat Tambahan:
- Servis Rutin: Pastikan mobil Anda selalu mendapatkan servis rutin sesuai jadwal. Ini adalah pondasi utama kesehatan kendaraan.
- Nomor Darurat: Simpan nomor bantuan darurat jalan tol dan asuransi Anda di tempat yang mudah dijangkau.
Dengan sedikit waktu untuk pengecekan dan kepekaan saat di jalan, Anda bisa menikmati perjalanan di jalan tol dengan aman dan tenang, bebas dari drama mogok. Selamat berkendara!
