Berita  

Kebijakan terbaru pemerintah dalam penanganan perubahan iklim

Terobosan Iklim Indonesia: Aksi Nyata Menuju Nol Emisi!

Perubahan iklim bukan lagi ancaman di masa depan, melainkan realitas mendesak yang memerlukan tindakan cepat. Menyadari urgensi ini, pemerintah Indonesia telah memperbarui dan memperkuat kebijakannya untuk menanggulangi krisis iklim, menargetkan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Berikut adalah pilar-pilar utama kebijakan iklim terbaru Indonesia:

  1. Peningkatan Ambisi NDC (Nationally Determined Contribution): Indonesia telah menaikkan target pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) secara signifikan. Target terbaru adalah 31.89% dengan upaya sendiri dan 43.20% dengan dukungan internasional pada tahun 2030, menunjukkan komitmen yang jauh lebih besar dibandingkan target sebelumnya.

  2. Program FOLU Net Sink 2030: Ini adalah strategi ambisius untuk menjadikan sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya (Forestry and Other Land Use) sebagai penyerap karbon bersih pada tahun 2030. Fokusnya meliputi pencegahan deforestasi, rehabilitasi hutan, dan pengelolaan ekosistem gambut yang efektif.

  3. Implementasi Nilai Ekonomi Karbon (NEK): Melalui Peraturan Presiden No. 98 Tahun 2021, pemerintah memperkenalkan kerangka hukum untuk perdagangan karbon, pajak karbon, dan pembayaran berbasis kinerja. Tujuannya adalah memberikan insentif dan disinsentif ekonomi untuk mengurangi emisi, dimulai dengan sektor pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara.

  4. Akselerasi Transisi Energi: Pemerintah terus mendorong pengembangan energi terbarukan (panas bumi, surya, hidro) dan secara bertahap mengurangi ketergantungan pada energi fosil. Upaya pensiun dini PLTU batu bara juga menjadi fokus, didukung skema pendanaan internasional seperti Just Energy Transition Partnership (JETP).

  5. Fokus pada Adaptasi dan Ketahanan Iklim: Selain mitigasi, pemerintah juga memperkuat kebijakan adaptasi terhadap dampak perubahan iklim. Ini meliputi pengembangan sistem peringatan dini, pengelolaan risiko bencana, serta peningkatan ketahanan pangan dan air di daerah rentan.

Langkah-langkah strategis ini menegaskan posisi Indonesia sebagai negara yang serius dalam penanganan perubahan iklim. Meskipun implementasi kebijakan ini bukan tanpa tantangan – mulai dari kebutuhan investasi besar hingga transfer teknologi – dengan kerangka kebijakan yang semakin kuat dan dukungan internasional, Indonesia optimis dapat mencapai targetnya. Ini bukan hanya tentang memenuhi komitmen global, tetapi juga tentang memastikan kualitas hidup yang lebih baik dan lingkungan yang lestari bagi generasi mendatang.

Exit mobile version